Daily Archives: 22 April 2012

Cara Sederhana Menemukan Objek Pada Gambar Stereogram


Pengantar

Jika anda pernah mendengar kamera keluaran terbaru yang menonjolkan kemampuan lensa autofocus, maka seperti itulah lensa mata manusia normal. Pada sebuah perangkat kamera, kemampuan autofocus merupakan sebuah kemajuan yang luar biasa dalam pengembangan kualitas kamera, Sedangkan pada manusia normal, lensa mata memang sudah secara otomatis mencembung atau mencekung sesuai dengan jarak objek yang ditangkapnya agar bayangan tepat berada pada Retina. Tidak optimalnya kemampuan akomodasi pada lensa mata, justru berakibat pada kelainan, seperti penyakit Rabun Jauh (Miopia), atau Rabun Dekat (Hipermintropia) dan bahkan gabungan dari keduanya (Presbiopia).

Pada artikel saya kali ini, saya akan mengajak anda untuk menguji kemampuan dalam menggunakan lensa mata anda untuk mencari objek tanpa menggunakan kemampuan autofocus yang dimiliki mata anda. 😆

Objek Stereogram

Stereogram adalah sepasang atau beberapa gambar 2D stereo yang memiliki tingkat kedalaman yang berbeda-beda. Jika dilihat sepintas, anda hanya akan menemukan gambar dengan patern acak. “Because what?” (Mengutib kata-kata salah satu Juri Indonesian Idol, Ahmad Dhani) Karena mata anda menggunakan kemampuan autofocus-nya, sehingga yang tertangkap oleh mata adalah gambar 2D tersebut. Sedangkan objek pada sebuah gambar Stereogram tidak berada pada permukaan gambar, tetapi di belakang gambar tersebut. (Perhatikan gambar di samping ini!) Jadi untuk melihat sebuah objek stereogram, anda harus menggunakan kemampuan fokus lensa mata anda secara manual.

Cara Sederhana Menemukan Objek Pada Gambar Stereogram

Berikut ini ada beberapa cara sederhana yang bisa anda gunakan untuk menemukan objek pada sebuah gambar stereogram.

  1. Cara pertama yang bisa anda gunakan untuk menemukan objek pada sebuah gambar stereogram, adalah dengan melihat gambar stereogram dengan pandangan hampa, kemudian biarkan mata secara perlahan menemukan fokus di balik gambar tersebut.
  2. Cara selanjutnya yang bisa anda gunakan untuk menemukan objek pada sebuah gambar stereogram adalah dengan mencoba untuk melihat kedua sisi gambar sekaligus (Mata kiri untuk melihat sisi kiri gambar, dan mata kanan untuk melihat sisi kanan gambar), selanjutnya biarkan mata secara perlahan menemukan fokus di balik gambar tersebut.
  3. Cara lain yang juga bisa anda gunakan untuk menemukan objek pada sebuah gambar stereogram, adalah dengan meletakkan gambar stereogram tersebut sedekat mungkin dengan mata sampai melebihi jarak terdekat yang bisa ditangkap jelas oleh mata anda. Diamkan selama beberapa saat, lalu cobalah untuk menjauhkan jarak gambar dari mata anda, atau sebaliknya, anda yang menjauh dari gambar secara perlahan.
  4. Cara lain yang mungkin juga bisa anda gunakan untuk menemukan objek pada sebuah gambar stereogram, adalah dengan mengkombinasikan cara-cara yang telah disebutkan sebelumnya.

Catatan: Objek pada gambar stereogram bisa seketika hilang ketika anda berkedip, merubah fokus, pergerakan gambar, atau gangguan objek lain yang bisa memecah konsentrasi anda.

Penampakan Objek Stereogram

Sekedar memberikan bayangan kepada anda yang belum bisa menemukan objek dari suatu gambar stereogram, 😆 Melihat sebuah objek pada suatu gambar stereogram, seperti melihat seekor ikan dalam aquarium. Permukaan gambar stereogram akan terlihat seperti dinding kaca yang bening, patern gambar stereogram akan menjadi background-nya, dan objek stereogram terlihat melayang antara background dan dinding kaca.

Contoh Gambar Stereogram

Jika anda mau mencari di Search Engine, anda mungkin akan menemukan banyak sekali contoh gambar stereogram. Beberapa gambar stereogram yang saya peroleh dari pencarian juga telah saya upload di timeline saya. Namun sebelum anda mencoba semua gambar tersebut, cobalah dulu untuk menemukan sebuah objek pada satu gambar stereogram saja.

Selamat Mencoba….!!!! 🙂 Semoga Berhasil…!!!! 😆 

Iklan
%d blogger menyukai ini: