Risalah Siswa Quantum Islamic Education


BAB I

SALAM

A. Ucapan Salam dan Jawabannya

– Ucapan Salam

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ الله وَبَرَكَاتُهُ

Assalamu ’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Artinya: “Semoga keselamatan, rahmat (kasih sayang)

dan berkah Allah selalu menyertai kalian”

– Menjawab Salam

وَ عَلَيْكُمُ السَّلَامُ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ

Wa alaikumus-salam wa rahmatullahi wa barakatuh

Artinya: “Semoga keselamatan, rahmat (kasih sayang) dan

berkah Allah juga selalu menyertai kalian”

B. Mengucapkan Salam Jika Bertemu

Siswa Quantum harus membiasakan mengucapkan salam jika bertemu, baik dengan Ustadz atau Ustadzah, dengan orang tua, maupun dengan teman. Kebiasaan mengucapkan salam juga harus dilakukan saat akan keluar rumah atau sebelum masuk rumah. Siswa Quantum juga harus membiasakan mengucapkan salam saat akan masuk kelas, atau saat akan pulang. Anak Quantum adalah anak saleh yang selalu mengucapkan salam saat bertemu dengan siapapun, kapanpun dan di manapun.

C. Dalil Tentang Mengucapkan Salam

 

خَمْسٌ تَجِبُ لِلْمُسْلِمِ عَلَى أَخِيهِ رَدُّ السَّلَامِ وَتَشْمِيتُ الْعَاطِسِ وَإِجَابَةُ الدَّعْوَةِ وَعِيَادَةُ الْمَرِيضِ وَاتِّبَاعُ الْجَنَائِزِ

Khamsun yajibu lilmuslimi ‘ala akhihi, raddus-salami wa tasymitul-‘athisi wa ijabatud-da’wati wa ‘iyadatul-maridhi wats-tsiba’ul-jana’izi

Artinya:  “Kewajiban seorang muslim atas saudaranya ada lima perkara, yaitu: (1) menjawab salam, (2) mendoakan orang yang bersin, (3) memenuhi undangan, (4) mengunjungi orang sakit, dan (5) ikut mengantar jenazah.” (HR. Muslim)

Dalam sebuah riwayat dikisahkan bahwa Ali bin Abi Thalib k.w. tidak pernah memberi salam setiap bertemu dengan Umar bin Khattab r.a. Sehingga Umar bin Khattab terpaksa mengucapkan salam lebih dulu. Padahal Alilah yang seharusnya mengucapkan salam lebih dulu, karena Ali bin Abi Thalib k.w berusia jauh lebih muda daripada Umar bin Khattab. Keadaan ini dilaporkan Umar bin Khattab r.a. kepada Rasulullah Saw.

“Ya, Rasulallah, Ali bin Abi Thalib tidak pernah memberi salam kepadaku…” Demikian pengaduan Umar bin Khattab kepada Rasulullah Saw.

Atas pengaduan tersebut, Ali bin Abi Thalib k.w. pun akhirnya dipanggil menghadap Rasulullah Saw untuk dipertanyakan perihal yang diadukan oleh Umar bin Khattab. Rasulullah lalu menanyakan hal itu kepada Ali bin Abi Thalib.

 “Benarkah demikian, Wahai Ali?”

“Benar, ya Rasullallah..!!” Ali bin Abi Thalib membenarkan pengaduan Umar bin Khatab itu.

“Mengapa kau lakukan itu, Wahai Ali?” Tanya Rasulullah Saw.

 “Ya, Rasulullah!”, Jawab Ali “Engkau pernah bersabda, barangsiapa yang mendahului saudaranya mengucapkan salam, Allah akan mendirikan istana baginya di Surga”.

“Benar!” Jawab Rasulullah Saw.

“Aku sayang pada Umar bin Khattab, dan aku ingin Umar bin Khattablah yang akan mendapatkan istana di Surga itu”.

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: أَفْشُوا السَّلاَمَ بَيْنَكُمْ (رواه أحمد)

Qala Rasulullah Saw, ifsyus-salama bainakum

Artinya: “Rasulullah Saw. bersabda: Sebarkanlah salam di antara kalian.” (H.R. Ahmad)


Kembali ke BAB SALAM

BAB II

BELAJAR

 

A. Semangat Quantum

– Ustadz/Ustadzah        :  Apa khabar siswa Quantum hari ini?

– Siswa Quantum           :

Alhamdulillah…!!

Luar Biasa…!!

Tetap Semangat…!!

Berprestasi…!!

Berakhlak Mulia…!!

Nilai 100…!!

Allahu Akbar..!  Allahu Akbar..!  Allahu Akbar..!

B. Basmalah dan Doa Sebelum Belajar

بِسْمِ اللهِ الرّحْمنِ الرَّحِيْمِ

Bismillahir-rahmanir-rahim

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا{ وَبِالْإِسْلَامِ دِيْنًا{ وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَّ رَسُوْلًا{ رَبّىِ زِدْنِى عِلْمًا{ وَارْزُقْنِى فَهْمًا{ رَبِّ اشْرَحْ لِى صَدْرِى{ وَ يَسِّرْ لِى أَمْرِى{ وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّنْ لِّسَانِى{ يَفْقَهُوْا قَوْلِى{ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ{

Radhitu billahi rabba. wa bil-islami dina. wa bi muhammadin nabiyyaw-wa rasula. Rabbi zidni ‘ilma. warzuqni fahma. Rabbisyrah li shadri. wa yassir li amri. wahlul ‘uqdatam-mil-lisani. yafqahu qauli. Wal-hamdu lillahi rabbil-‘alamin.

Artinya:   “Aku ridha Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad sebagai Nabi dan Rasul. Ya Allah, tambahkan ilmuku dan berikan aku kepahaman. Ya Allah, lapangkan dadaku, mudahkan urusanku, dan lepaskan kekakuan dari lidahku agar mereka mengerti perkataanku. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.”

C. Dalil Tentang Ilmu

يَرْفَعِ اللهُ الَّذِيْنَ اَمَنُوْا مِنْكُمْ وَ الَّذِيْنَ اُوْتُوْا الْعِلْمَ دَرَجَتٍ وَ اللهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

Artinya:   “Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang menuntut ilmu. Dan Allah mengetahui apa yang kalian lakukan.” (QS. Al-Mujadalah: 11)

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Man slaka thariqan yaltamisu fihi ‘ilman sahhalallahu lahu bihi thariqan ilal-jannah

Artinya:   “Barangsiapa berjalan dalam rangka menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya menuju surga.” (HR. Muslim)

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ (رواه بيهقي)

Qala Rasulullah SAW, thalabul-‘ilmi faridhatun ‘ala kulli muslim

Artinya: “Rasulullah Saw. bersabda: Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap orang Islam.” (H.R.Baihaqi)

D. Doa Setelah Belajar

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ. (3x) سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ وَ بِحَمْدِكَŒ أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَ أَتُوْبُ إِلَيْكَŽ بِسمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ وَلاَ حَولَ وَلا قُوَّةَ إلاَّ باللهِ العَلِيُّ الْعَظِيْمُ سُبْحانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ‘ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ’ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ“ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ”

Astagfirullahal-azhim (3x) Subhanakallahumma wa bihamdika. Asyhadu alla ilaha illa anta. astagfiruka wa atubu ilaik. Bismillahi tawakkaltu ‘alallah. wa la haila wa la quwwata illa billahil’aliyyil-azhim. Subhanalladzi sakkara lana hadza wa ma kunna lahu muqranin. Wa inna ila rabbana lamuňqalibun. rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban-nar. Alhamdu lillahi rabbil-‘alamin.

Artinya:   “Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung. Maha suci Engkau ya Allah, segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau, dan aku memohon ampun dan bertobat kepada-Mu. Dengan menyebut nama Allah aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan upaya kecuali milik Allah yang Maha Tinggi dan Maha Mulia. Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”

E. Dalil Tentang Doa

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِي إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Artinya:   “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwa Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka  hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”(QS. Al-Baqarah: 186)

Kembali ke BAB SALAM
Kembali ke BAB BELAJAR

BAB III

WUDHU

A. Niat Wudhu

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الأَصْغَرِ فَرْضًا للهِ تَعَالَى

 Nawaitul-wudhu’a li raf’il-hadatsil asgari fardhal- lillahi ta’ala

Artinya: “Aku berniat melakukan wudhu untuk mengangkat hadats kecil karena Allah Ta’ala”

B. Tata Cara Wudhu

  1. Membasuh kedua telapak tangan hingga pergelangan tangan, lalu Berkumur-kumur (3x), dan menghisap air ke lubang hidung (3x)
  2. Membasuh muka (batas yang wajib dibasuh ialah dari tempat tumbuh rambut kepala sebelah atas hingga kedua tulang dagu sebelah bawah dan antara telinga kiri dan kanan tidak boleh ketinggalan sedikitpun bahkan wajib dilebihkan sedikit agar kita yakin sudah terbasuh semuanya) (3x)
  3. Membasuh tangan kanan dan kiri hingga siku (3x)
  4. Membasuh sebagian rambut/kulit kepala (disunahkan membasuh seluruh rambut) (3x)
  5. Membasuh telinga kanan dan kiri (3x)
  6. Membasuh kaki kanan dan kiri hingga mata kaki (3x)

C. Wudhu Rasulullah Saw

Dari Humran (bekas budak Utsman), bahwa Usman bin Affan r.a. meminta air wudhu’. (Setelah dibawakan), ia berwudhu. Ia mencuci kedua telapak tangannya tiga kali, kemudian berkumur-kumur dan memasukkan air ke dalam hidungnya, kemudian mencuci wajahnya tiga kali, lalu membasuh tangan kanannya sampai siku tiga kali, kemudian membasuh tangannya yang kiri tiga kali seperti itu juga, kemudian mengusap kepalanya lalu membasuh kakinya yang kanan sampai kedua mata kakinya tiga kali kemudian membasuh yang kiri seperti itu juga. Kemudian mengatakan, “Saya melihat Rasulullah saw. (biasa) berwudhu seperti wudhuku ini”.

Usman bin Affan r.a meriwayatkan:

إِنِّى سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: لاَ يَتَوَضَّأُ رَجُلٌ مُسْلِمٌ فَيُحْسِنُ الْوُضُوءَ فَيُصَلِّى صَلاَةً إِلاَّ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الصَّلاَةِ الَّتِى تَلِيهَا

Artinya:   “Aku mendengar Rasulullah bersabda, “Tidaklah seorang muslim berwudhu dan membaguskan wudhunya kemudian mengerjakan sholat, melainkan Allah akan mengampuni dosa-dosanya sejak saat itu sampai sholat yang berikutnya.” (HR.Muslim)

D. Doa Setelah Wudhu

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ{وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَه{ وَأَشْهَدُأَنَّ محمدًاعَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ{اللّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِيْنَ{ وَاجْعَلْنِى مِنَ المُتَطَهِّرِيْنَ{وَاجْعَلْنِى مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ{

Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la syarika lah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluh. Allahummaj’alni minat-tawwabina waj’alni minal-mutathahirin waj’alni min ‘ibadikash-shalihin

Artinya:   “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya. Ya Allah jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang bertobat, jadikan aku termasuk golongan orang yang suci, dan jadikan aku termasuk ke dalam golongan orang-orang yang shaleh.”

E. Dalil Tentang Wudhu

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى المَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ

Artinya:   “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki.” (QS. Al-Maidah: 6)

مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ يَتَوَضَّأُ فَيُبْلِغُ الْوُضُوءَ ثُمَّ يَقُولُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ إِلاَّ فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَةُ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ

Artinya:   “Tidaklah salah seorang di antara kalian berwudhu dan sampai selesai atau menyempurnakan wudhu kemudian membaca doa: “Asyhadu alla ilaha illallah wa anna Muhammadan ‘abdullahi wa rasuluh” (Aku bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi Muhammad adalah hamba Allah dan utusan-Nya), melainkan akan dibukakan baginya delapan pintu surga yang dia bisa masuk dari pintu mana saja yang dia kehendaki.” (HR.Muslim)

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ خَرَجَتْ خَطَايَاهُ مِنْ جَسَدِهِ حَتَّى تَخْرُجَ مِنْ تَحْتِ أَظْفَارِهِ (رواه مسلم)

Artinya:   “Barang siapa yang berwudhu kemudian ia membaguskan (menyempurnakan) wudhunya. maka dosa-dosanya akan keluar dari jasadnya sampai ujung kuku-kukunya”

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَانِ (رواه مسلم)

Artinya: “Rasulullah Saw. bersabda: Kebersihan itu sebagian daripada iman.” (H.R. Muslim) 


Kembali ke BAB SALAM
Kembali ke BAB BELAJAR
Kembali ke BAB WUDHU

BAB IV

ADZAN DAN IQAMAH

A. Lafazh Adzan

ðاَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ(2x)

Allahu Akbar allahu akbar  (2x)

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar

ðأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ(2x)

Asyhadu alla ilaha illallah   (2x)

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah

ðأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَّسُوْلُ اللهِ(2x)

Asyhadu anna Muhammadar-rasulullah   (2x)

Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah

ðحَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ(2x)

Hayya ‘alash-shalah   (2x)

Mari kita shalat

ðحَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ(2x)

Hayya ‘alal-falah   (2x)

Mari kita menuju kemenangan

ðاَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ

Allahu akbar allahu akbar

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar

ðلَا إِلهَ إِلَّا اللهُ

la ilaha illallah

Tiada Tuhan selain Allah

B. Doa Setelah Adzan

اللَّهُمَّ رَبَّ هذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةِ  وَالشَّرَفَ وَ الدَّرَجَةَ الْعَالِيَّةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا الَّذِى وَعَدْتَهُ إِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادِ

Allahumma rabba hadzihid-da’watit-tammah. Wash-shalatil-qa’imah. Ati sayyidana Muhammadanil-wasilata wal-fadhilah. Wasy-syarafa wad-darajatal-‘aliyyatar-rafi’ah. wab’atshu maqamam-mahmudanil-ladzi wa ‘adtah. innaka la tukhliful-mi’ad.

Artinya:   “Ya Allah, Tuhan yang memiliki panggilan yang sempurna ini dan shalat yang didirikan. Karuniakanlah kepada junjungan kami Nabi Muhammad wasilah, keutamaan, kemuliaan, dan derajat yang tinggi. Dan angkatlah ia ke tempat yang terpuji sebagaimana telah Engkau janjikan. Sesungguhnya Engkau ya Allah, Dzat yang tidak akan mengubah janji.”

C. Lafazh Iqamah

ðاَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ

Allahu Akbar allahu akbar

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar

ðأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ

Asyhadu alla ilaha illallah

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah

ðأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَّسُوْلُ اللهِ

Asyhadu anna Muhammadar-rasulullah

Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah

ðحَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ

Hayya ‘alash-shalah

Mari kita shalat

ðحَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ

Hayya ‘alal-falah

Mari kita menuju kemenangan

ðقَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ(2x)

Qad qamatish-shalah

Shalat telah didirikan

ðاَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ

 Allahu akbar allahu akbar

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar

ðلَا إِلهَ إِلَّا اللهُ

la ilaha illallah

Tiada Tuhan selain Allah

D. Doa Setelah Iqamah

اللَّهُمَّ رَبَّ هٰذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِð وَالصَّلاةِ الْقَائِمَةِð صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍð وَآتِهِ سُؤْلَهُ يَوْمَ اْلقِيَامَةِð

Allahumma rabba hadzihid-da’watit-tammah. Wash-shalatil-qa’imah. Shalli wa sallim ‘ala sayyidina Muhammadin. wa atihi su’lahu yaumal-qiyamah

Artinya:   “Ya Allah, Tuhan yang memiliki panggilan yang sempurna ini dan shalat yang didirikan. Curahkanlah rahmat dan salam atas jungjunan kami Nabi Muhammad dan kabulkanlah segala permohonannya pada hari kiamat nanti.”


Kembali ke BAB SALAM
Kembali ke BAB BELAJAR
Kembali ke BAB WUDHU
Kembali ke BAB ADZAN

BAB V

SHALAT

A. Niat Shalat

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مَأمُوْمًا للهِ تَعالىَ

Ushalli fardhash-Shubhi rak’ataini ma’muman lillahi ta’ala

Artinya: “Aku melaksanakan shalat subuh dua rekaat sebagai makmum

karena Allah yang Maha Tinggi.”

أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَأمُوْمًا للهِ تَعالىَ

Ushalli fardhazh-zhuhri arba’a raka’atin ma’muman lillahi ta’ala

Artinya: “Aku melaksanakan shalat Zuhur empat rekaat sebagai makmum

karena Allah yang Maha Tinggi.”

أُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَأمُوْمًا للهِ تَعالىَ

Ushalli fardhal-‘ashri arba’a raka’atin ma’muman lillahi ta’ala

Artinya: “Aku melaksanakan shalat Ashr empat rekaat sebagai makmum

karena Allah yang Maha Tinggi.”

أُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَأمُوْمًا للهِ تَعالىَ

Ushalli fardhal-Maghribi tsalatsa raka’atin ma’muman lillahi ta’ala

Artinya: “Aku melaksanakan shalat maghrib tiga rekaat sebagai makmum

karena Allah yang Maha Tinggi.”

أُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَأمُوْمًا للهِ تَعالىَ

Ushalli fardhal-‘isya’i arba’a raka’atin ma’muman lillahi ta’ala

Artinya: “Aku melaksanakan shalat isya empat rekaat sebagai makmum

karena Allah yang Maha Tinggi.”

Catatan: Ma’munan (مَأْمُوْمًا), (teks bergaris bawah) artinya sebagai makmum. Jika sebagai imam, maka diganti dengan imaman (إِمَامًا). Jika shalat sendiri diganti dengan ada’an (أَدَاءً).

B. Do’a Iftitah

اللهُ أكْبَرُ كَبِيْرًا وَّ الْحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَ سُبْحَانَ اللهِ بُكْرَتًا وَّ أَصِيْلًا. إِنِى وَجَّهتُ وَجْهِيَ لِلَّذِى فَطَرَ السَّموَاتِ وَ الأَرْضِ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَّ مَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلَاتِى وَ نُسُقِى وَ مَحْيَايَ وَ مَمَاتِ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لَا شَرِيْكَ لَه وَ بِذَالِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ.

Allahu akbar kabiraw-wal-hamdu lillahi katsiraw-wa subhanallahi bukrataw-wa ashila. Inni wajjahtu wajhiya lilladzi fataras-samawati wal-ardhi hanifam-muslimaw-wa ma ana minal-musyrikin. Innash-shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil-‘alamin. La syarika lahu wa bidzalika umirtu wa ana minal-muslimin.

Artinya:   “Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah dengan banyaknya. Maha suci Allah sepanjang pagi dan petang. Aku hadapkan wajahku bagi Tuhan yang mencipta langit dan bumi, dengan keadaan suci lagi berserah diri. dan aku bukanlah dari golongan orang-orang musyrik. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, matiku hanya semata-mata bagi Allah, Tuhan Semesta alam. Tidak ada sekutu baginya, demikian aku diperintahkan, dan aku adalah termasuk ke dalam golongan orang-orang yang berserah diri.”

C. Bacaan Ruku’

سُبْهَانَ رَبِّىَ الْعَظِيْمِ وَ بِحَمْدِه

Subhana rabbiyal azhimi wa bihamdih

Artinya: “Maha suci Tuhanku yang Maha Mulia dan segala puji bagi-Nya”.

D. Bacaan I’tidal

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ

Rabbana lakal-hamdu

Artinya: “Ya Tuhan kami, bagimu lah segala puji”

E. Bacaan Sujud

سُبْهَانَ رَبِّىَ الأَعْلى وَ بِحَمْدِه

Subhana rabbiyal a’la wa bihamdih

Artinya: “Maha suci Tuhanku yang Maha tinggi dan segala puji bagi-Nya”.

F. Bacaan Duduk Antara Dua Sujud

رَبِّ اغْفِرْ لِى وَارْحَمْنِى وَاجْبُرْنِى وَارْفَعْنِى وَارْزُقْنِى وَاهْدِنِى وَعَافِنِى وَاعْفُ عَنِّى

Rabbighfir li warhamni wazburni warfa’ni warzuqni wahdini wa ‘afini wa’fu ‘anni

Artinya: “Ya Allah, ampuni dosaku, rahmatilah aku, perbaikilah aku, angkatlah derajatku, berilah aku rizki, berilah aku petunjuk, ampuni dan maafkan aku.”

G. Bacaan Tahiyat Awal

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ. السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Attahiyyatul-mubarakatush-shalawatuth-thayyibatu lillah. Assalamu ’alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh. Assalamu ‘alaina wa ‘ala ibadillahish-shalihin. Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar-rasulullah. Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad.

Artinya:   “Segala penghormatan yang berkat, shalat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah utusan Allah. Ya Allah, curahkan shalawat ke atas Nabi Muhammad.”

G. Bacaan Tahiyat Akhir

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ. السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد وعلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد كَمَا صَلَّبْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْد.

Attahiyyatul mubarakatush shalawatuth thayyibatu lillah. Assalamu ’alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh. Assalamu ‘alaina wa ‘ala ibadillahish-shalihin. Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar-rasulullah. Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala sayyidina Muhammadin kama shallayta ‘ala sayyidina ibrahima wa ‘ala ali sayyidina ibrahima, wa barik ‘ala sayyidina Muhammadiw-wa ‘ala ali sayyidina Muhammadin kama barakta ‘ala sayyidina Ibrahima wa ‘ala ali sayyidina Ibrahima, fil-‘alamina innaka hamidum’majid.

Artinya:   “Segala penghormatan yang berkat, dan shalat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah utusan Allah. Ya Allah, curahkan shalawat ke atas Nabi Muhammad dan ke atas keluarganya. Sebagaimana atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim. Berkatilah Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau berkati ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim. Di dalam alam ini, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung.”

H. Dalil Tentang Shalat

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: مِفْتَاحُ الْجَنَّةِ الصَّلَاةُ (رواه أحمد)

Qala Rasulullah SAW, miftahul-jannahish-shalah

Artinya: “Rasulullah Saw. bersabda: kunci surga adalah sholat.” (H.R. Ahmad)

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: إِذَا سَمِعْتُمُ النِّدَاءَ فَقُوْلُوْا مِثْلَ مَا يَقُولُ الْمُؤَذِّنُ

Artinya: “Rasulullah Saw. bersabda: Jika kamu mendengar panggilan adzan maka penuhilah panggilan Allah itu”. (segera kerjakan shalat). (Muttafaqun ‘Alaih)

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: صَلاَةُ الْجَمَاعَةِ أَفْضَلُ مِنْ صَلاَةِ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِيْنَ دَرَجَةً (رواه مسلم)

Artinya:   “Rasulullah Saw. bersabda: Shalat berjamaah lebih utama dua puluh derajat daripada shalat sendiri”. (H.R.Muslim)

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ صَلُحَ سَائِرُ عَمَلِهِ وَإِنْ فَسَدَتْ فَسَدَ سَائِرُ عَمَلِهِ (رواه الطبراني)

Artinya:   “Rasulullah Saw. bersabda: Sesungguhnya hal yang pertama kali di hisab dari seorang hamba adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik maka baik pula seluruh amalnya dan apabila shalatnya rusak maka rusak pula seluruh amalnya”.

Kembali ke BAB SALAM
Kembali ke BAB BELAJAR
Kembali ke BAB WUDHU
Kembali ke BAB ADZAN
Kembali ke BAB SHALAT

BAB VI

WIRID DAN DOA SETELAH SHALAT

A. Wirid              

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ. اَلَّذِى لَا إِلهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ القَيُّومُ وَ أَتُوْبُ إِلَيْه

لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَه. لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ يُحْيِ وَ يُمِيْتُ وَهُوَ عَلى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ َوإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلَامُ. تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَا اَلْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

(اَلْفَاتِحَةُ) بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ. اَلرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَ إِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمِ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَ لَا الضّآلِّيْنِ.

وَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ لاَّ إِلهَ إِلاَّ هُوَ الرَّحْمنُ الرَّحِيمُ . اللهُ لَآ إِلهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ. لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَّلاَ نَوْمٌ. لَه مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ. مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ. يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيْطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَآءَ. وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ وَلاَ يَؤُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ العَلِيُّ الْعَظِيْمُ

اَللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ إِلَهَنَا يَارَبَّنَا أَنْتَ مَوْلَانَا

سُبْحَانَ اللهِ (33x)

سُبْحَانَ اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَ بِحَمْدِه دَائِمًا

الْحَمْدُ لِلَّهِ (33x)

الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَ فِى كُلِّ حَالٍ وَ نِعْمَةٍ

اَللهُ اَكْبَرُ (33x)

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا ، وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيرًا ، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلاً. لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ. لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. وَلاَ حَولَ وَلا قُوَّةَ إلاَّ باللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Dibaca Imam sebelum membaca Doa

اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سَيِّدِنَا محمَّدٍ فِى الأَوَّلِيْنَ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سَيِّدِنَا محمَّدٍ فِى الآخِرِيْنَ. وَسَلَّمَ وَ رَضِيَ اللهُ تَبَرَكَ وَ تَعَلَى عَنْ سَادَاتِنَا أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ.

 

B. Doa-Doa Setelah Shalat

Pembuka Doa

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا محمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا محمَّدٍ

Doa Mohon ampunan atas kedua orang tua dan seluruh umat muslim

اَللّهُمَّ اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَ وَارْحَمْ هُمْ كَمَا رَبَّوْنَا صِغَارًا. وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَ الْمُسْلِمَاتِ وَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَ الْمُؤْمِنَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَ الْأَمْوَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَآ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Doa Salamat

اَللّهُمَّ إِنَّا نَسْئَلُكَ سَلَامَةً فِى الدِّيْنِ. وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ. وَزِيَدَةً فِى الْعِلْمِ. وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ. وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ. وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ. وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اللّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِى سَكَرَاتِ الْمَوْتِ. وَالنَّجَاةً مِّنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ. رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْهَدَيْتَنَا وَ هَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ.

Doa Mohon Kemudahan Hidup

اللّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ. وَ نَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ. وَنَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ. وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Doa Mohon Kebaikan Dunia Akhirat

رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Doa mohon dikabulkan doa

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَ تُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

Penutup Doa

وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ


Kembali ke BAB SALAM
Kembali ke BAB BELAJAR
Kembali ke BAB WUDHU
Kembali ke BAB ADZAN
Kembali ke BAB SHALAT
Kembali ke BAB WIRID

BAB VII

DOA HARIAN DAN ADAB MULIA

A. Doa Bangun Tidur

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

Alhamdulillahil-ladzi ahyana ba’da ma amatana wa ilayhin-nusyur

Artinya:   “Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada Allah akan bangkit”

B. Doa Masuk Kamar Mandi/WC

اَللَّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

Allahumma inni a’udzubika minal-khubutsi wal-khaba’its

Artinya:   “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari godaan syetan laki-laki dan syetan perempuan”. 

C. Doa Keluar Kamar Mandi/WC

غُفْرَانَكَ اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِىْ اَذْهَبَ عَنِّى اْلاَذٰى وَعَافَانِيْ وَاَبْقَى مَايَنْفَعُنِىْ

Gufranakal-hamdu lillahil-ladzi adzhaba ‘annil-ada wa ‘afani wa abqa wa ma yanfa’uni

Artinya:   “Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku, yang telah menyelamatkan aku dan yang telah mensisakan yang bermanfaat bagiku”.

D. Doa Bercermin

اَللَّهُـمَّ كَمَا حَسَّـنْتَ خَلْقِـيْ فَحَسِّـنْ خُلُقِـيْ

Allahumma kama hassanta khalqi fahassin khulqi

Artinya:   “Ya Allah sebagaimana Engkau telah ciptakan aku dengan baik, maka perbaikilah akhlakku”

E. Doa Masuk Mesjid

اللَّهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Allahummaftah li abwaba rahmatika

Artinya: “Ya Allah bukalah bagiku pintu-pintu rahmatmu”.

F. Doa Keluar Mesjid

اَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ

Allahumma inni as’aluka min fadhlika

Artinya:   “Ya Alloh, Aku mohon keutamaan dariMu”.

G. Doa Qunut

أَللَّهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْمَنْ هَدَيْتَó وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَó وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَó وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا أَعْطَيْتَó وَقِنِيْ شَرَّ مَا قَضَيْتَó فَإِنَّكَ تَقْضِيْ وَلاَ يُقْضٰى عَلَيْكَó وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَó وَلاَيَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَó تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَó فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَاقَضَيْتَó أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَó وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدِنِ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Artinya:   “Ya Allah tunjukkan aku sebagaimana mereka yang telah Engkau tunjukkan, Berikan kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesehatan, Dan peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau peliharakan, Berilah keberkatan bagiku pada apa-apa yang telah Engkau kurniakan, Dan selamatkan aku dari bahaya yang telah Engkau tentukan, Maka sesungguhnya, Engkaulah yang menghukum dan bukannya yang kena hukum, Dan sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin, Dan tidak mulia orang yang Engkau musuhi, Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi,Maka bagi Engkaulah segala pujian di atas apa yang Engkau hukumkan,Aku memohon ampun dari-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu,Dan semoga Allah mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya.“

H. Doa Sebelum Makan

الَّلهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Allahumma barik lana fima razaqtana wa qina ‘adzaban-nar

Artinya:   “Ya Allah, berkatilah rezeki yang engkau berikan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa api neraka”.

– Hadits Tentang Adab Makan

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: لاَ يَشْرَبَنَّ أَحَدُكُمْ قَائِمًا (رواه مسلم)

Artinya:   “Rasulullah Saw. bersabda: “janganlah sekali-kali salah seorang diantara kalian minum sambil berdiri.”

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: يَا غُلاَمُ سَمِّ اللَّهَ وَكُلْ بِيَمِيْنِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيْكَ

Artinya:   “Rasulullah Saw. bersabda: Wahai anak, bacalah basmalah dan makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah apa-apa (makanan) yang dekat denganmu.” (Muttafaqun “alaih)

 

– Lupa Membaca Doa Sebelum Makan

بِسْمِ الله أوَّلَهُ وَآخِرَهُ

Bismillahi awwalahu wa akhirahu

Artinya:   “Dengan menyebut asma’ Alloh pada permulaan dan akhiran”.

J. Doa Setelah Makan

الْحَمْـدُ للهِ الَّذي أَطْعَمَنـاَ وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِينَ

Alhamdulillahi-ladzi ath’amana wa saqana wa ja’alana muslimin

Artinya:   “Segala puji bagi Allah yang memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami memeluk agama islam”

K. Doa Shalat Dhuha

 اَللّهُمَّ اِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَóوَالْبَهَاءَ بَهَائُكَóوَالْجَمَالَ جَمَالُكَóوَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَóوَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَóوَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَóاَللّهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَاءِ فَاَنْزِلْهُóوَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَاَخْرِجْهُóوَاِنْ كَانَ مُعَسِّرًا فَيَسِّرْهُóوَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُóوَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُóبِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَóآتِنِى مَااَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Artinya:   “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu,  dan keagungan adalah keagungan-MU, dan keindahan adalah keindahan-MU, dan kekuatan adalah kekuatan-MU, dan kekuasaan adalah kekuasaan-MU, dan perlindungan adalah perlindungan-MU, Ya Allah, jika rizkiku ada di atas langit, maka turunkanlah, jika ada di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika jauh, maka dekatkanlah, dengan berkat waktu dhuha-MU, keagungan-MU, keindahan-MU, kekuatan-MU dan kekuasaan-MU, limpahkanlah kepadaku segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-MU yang shaleh”

L. Do’a Bepergian Dengan Kendaraan    

بِسْمِ اللهِ. الْحَمْدُ للهِ سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

Bismillah. Alhamdu lillah. Subhanal-ladzi sakh-khara lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin. Wa inna ila Rabbana lamunqalibun.

Artinya:   “Dengan nama Allah segala puji bagi Allah Maha Suci Tuhan yg menundukkan kendaraan ini untuk kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami {di hari Kiamat}.”

M. Doa Masuk Rumah

بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللهِ خَرَجْنَا. وَعَلَى اللهِ رَبَّنَا تَوَكَّلْنَا

Bismillahi walajna wa bismillahi kharajna. Wa ‘alallahi rabbana tawakkalna

Artinya:   “Dengan menyebut nama Allah (pula) kami keluar darinya. Kepada Allah-lah kami berserah diri sepenuhnya”

N. Doa Sebelum Tidur  

بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَاوَأَمُوتُ

Bismikallahumma ahya wa amut

Artinya:   “Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan mati”.

O. Doa Shalat Tahajud

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya:   “Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-nya. Bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari-Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali (bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat (kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau

P. Doa Shalat Witir

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَانًا دَائِمًا. وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا. وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا. وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا. وَنَسْأَلُكَ عَمَلاً صَالِحًا. وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا. وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ. وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ. وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ. وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ. اَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا. وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اَللَّهُ. يَا اَللَّهُ يَا اَللَّهُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ. وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

Artinya: “Ya Allah, ya Tuhan kami, kami memohon kepada-Mu (mohon diberi) iman yang lenggeng, dan kami mohon kepada-Mu hati kami yang khusyu’, dan kami mohon kepada-Mu diberi ilmu yang bermanfaat, dan kami mohon ditetapkannya keyakinan yang benar, dan kami mohon (dapat melaksanakan) amal yang shalih dan mohon tetap dalam agama islam, dan kami mohon diberinya kebaikan yang melimpah-limpah, dan kami mohon memperoleh ampunan dan kesehatan, dan kami mohon kesehatan yang sempurna, dan kami mohon mensyukuri atas kesehatan kami, dan kami mohon kecukupan. Ya Allah ya Tuhan kami, terimalah shalat kami, puasa kami, rukuk kami, dan khusyu’ kami, dan pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama shalat, ya Allah, yaAllah, ya Allah Dzat yang Maha Pengasih dan Penyayang, semoga Allah memberi kesejahteraan atas sebaik-baik makhluk-Nya yaitu Nabi Muhammad, atas keluarga dan semua sahabatnya, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”

Kembali ke BAB SALAM
Kembali ke BAB BELAJAR
Kembali ke BAB WUDHU
Kembali ke BAB ADZAN
Kembali ke BAB SHALAT
Kembali ke BAB WIRID
Kembali ke BAB DOA HARIAN

BAB VIII

AKHLAKUL KARIMAH

A. Ucapan Mulia

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِالله وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ ( متّفق عليه)

qala Rasulullah SAW, man kana yu’minu billahi wal-yawmil-akhiri fal-yaqul khairan aw liyashmuts.

Artinya:   “Rasulullah Saw. bersabda: Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia berkata baik atau diam”. (Muttafaqun ‘Alaih)

B. Akhlak Yang Mulia

Abad Terhadap Orang Tua

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: رِضَا اَللَّهِ فِي رِضَا اَلْوَالِدَيْنِ، وَسَخَطُ اَللَّهِ فِي سَخَطِ اَلْوَالِدَيْنِ (رواه اَلتِّرْمِذِيُّ)

Qala Rasulullah SAW, ridhallahi fi ridhal-walidain, wa sukhtullahi fi sukhtil-walidain

Artinya: “Rasulullah Saw. bersabda: Ridho Allah tergantung pada ridho orang tua dan kemurkaan Allah tergantung pada kemurkaan orang tua”. (H.R. At Tirmidzi)

 

Adab Pergaulan

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ : إِنَّ مِنْ أَكْمَلِ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنَهُمْ خُلُقًا وَأَلْطَفَهُمْ بِأَهْلِهِ (رواه أحمد)

qala Rasulullah Saw, inna man akmalil-mu’minina imanan ahsanahum khuluqan wa althafahum bi-ahlihi.

Artinya:   “Rasulullah Saw. bersabda: Sebagian dari (tanda) orang yang beriman paling sempurna  adalah orang yang paling baik budi pekertinya (akhlaknya) dan paling santun terhadap keluarganya” (HR.Ahmad)

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُ+وَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ  (رواه مسلم)

Artinya:   “Rasulullah Saw. bersabda: Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa dan harta kalian tetapi Allah memandang kepada hati dan amal (perbuatan) kalian”.

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: مَنْ لاَ يَرْحَمِ النَّاسَ لاَ يَرْحَمْهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ

Artinya:   “Rasulullah Saw. bersabda: Barangsiapa yang tidak menyayangi manusia (orang selain dirinya) niscaya Allah ‘Azza wa Jalla pun tidak menyayanginya”.

Adab Terhadap Tamu

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ

Artinya:   “Rasulullah Saw. bersabda: Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir. maka hendaklah memuliakan tamunya”.

 

C. Sifat Mulia

Malu

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: الْحَيَاءُ مِنْ الْإِيْمَانِ (رواه أحمد)

Qala Rasulullah SAW, alhaya’u minal-iman.

Artinya: Rasulullah Saw. bersabda: “Malu sebagian dari iman.” (H.R. Ahmad)

Jujur

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ. إِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِى إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِى إِلَى النَّار ِ(رواه مسلم)

Artinya:   “Rasulullah SAW bersabda: Hendaklah kalian jujur. sesungguhnya jujur itu membawa kepada kebaikan dan kebaikan itu membawa ke surga. Jauhilah berdusta, sesungguhnya dusta itu membawa kepada dosa, dan sesungguhnya dosa itu membawa ke neraka. (HR. Muslim)

Sabar

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: لاَ تَغْضَبْ وَلَكَ الْجَنَّةُ (رواه طبراني)

Qala Rasulullah SAW, la taghdhab wa lakal-jannah

Rasulullah Saw. bersabda: “Janganlah kamu marah maka bagimu surga” (H.R. Thabrani)

Kembali ke BAB SALAM
Kembali ke BAB BELAJAR
Kembali ke BAB WUDHU
Kembali ke BAB ADZAN
Kembali ke BAB SHALAT
Kembali ke BAB WIRID
Kembali ke BAB DOA HARIAN
Kembali ke BAB AKHLAKUL KARIMAH

About Khairil Yulian

Khairil Yulian Ibn Ruslan Abd al-Ghani Ibn Abd al-Syukr al-Siddiq

Posted on 22 Februari 2013, in Islam, Pendidikan and tagged , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Tolong dalil dalam membaca niat sebelum sholatnya, dan jg dalil dalil dalam setiap bacaan2 sholatnya, biar lbh jelas🙂

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: