Category Archives: Blogging

Select Option Provinsi di Indonesia


Apakah anda ingin membuat format html select Option seperti ini?

Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lampung
Kep. Bangka Belitung
Kepulauan Riau
Jakarta
Jawa Barat
Banten
Jawa Tengah
Yogyakarta
Jawa Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Bali
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Barat
Gorontalo
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat

Copy paste kode berikut:

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
 <head>
 <meta charset="utf-8">
 <meta name="generator" content="www.triplecstudio.net">
 <meta name="dcterms.created" content="Sen, 27 Okt 2014 09:29:58 GMT">
 <meta name="description" content="select option propinsi di Indonesia">
 <meta name="keywords" content="provinsi di Indonesia">
 <title>Membuat Select Option Propinsi di Indonesia</title>
 
 <!--[if IE]>
 <script src="http://html5shim.googlecode.com/svn/trunk/html5.js"></script>
 <![endif]-->
 </head>
 <body>
<select>
 <option value="aceh">Aceh</option>
 <option value="Sumut">Sumatera Utara</option>
 <option value="sumbar">Sumatera Barat</option>
 <option value="Riau">Riau</option>
 <option value="Jambi">Jambi</option>
 <option value="Sumsel">Sumatera Selatan</option>
 <option value="Bengkulu">Bengkulu</option>
 <option value="Lampung">Lampung</option>
 <option value="BaBel">Kep. Bangka Belitung</option>
 <option value="kepRiau">Kepulauan Riau</option>
 <option value="Jakarta">Jakarta</option>
 <option value="Jabar">Jawa Barat</option>
 <option value="Banten">Banten</option>
 <option value="Jateng">Jawa Tengah</option>
 <option value="Yogyakarta">Yogyakarta</option>
 <option value="Jatim">Jawa Timur</option>
 <option value="Kalbar">Kalimantan Barat</option>
 <option value="Kalteng">Kalimantan Tengah</option>
 <option value="Kalsel">Kalimantan Selatan</option>
 <option value="Kaltim">Kalimantan Timur</option>
 <option value="Kaltra">Kalimantan Utara</option>
 <option value="Bali">Bali</option>
 <option value="NTT">Nusa Tenggara Timur</option>
 <option value="NTB">Nusa Tenggara Barat</option>
 <option value="Sulut">Sulawesi Utara</option>
 <option value="Sulteng">Sulawesi Tengah</option>
 <option value="Sulsel">Sulawesi Selatan</option>
 <option value="Sultengg">Sulawesi Tenggara</option>
 <option value="Sulbar">Sulawesi Barat</option>
 <option value="Gorontalo">Gorontalo</option>
 <option value="Maluku">Maluku</option>
 <option value="Maluku Utara">Maluku Utara</option>
 <option value="Papua">Papua</option>
 <option value="Papua Barat">Papua Barat</option>
</select>
 </body>
</html>
Iklan

Happy Anniversary, Khairil Yulian…!!!


CARA MEMBUAT BLOG YANG BAIK

Happy Anniversary - khairil yulian

Tak disangka, dan tak terasa, usia Blogku sudah 3 tahun. Hal ini ku ketahui dari sebuah ucapan “Happy Anniversary” dari wordpress, yang mengatakan bahwa aku telah terdaftar di WordPress sejak 3 tahun yang lalu. Pihak wordpress juga mengucapkan terima kasih karena telah terbang (red: flying) dengan mereka. Selanjutnya tersemat sebuah harapan untuk terus nge-blog dengan cara yang baik….

Bagaimana sih Blogging yang baik itu…!!?

Melakukan Blogging yang baik itu, menurutku adalah:

  1. Menjauhi sejauh-jauhnya tindakan plagiat.
    Meskipun banyak dari kawan-kawan yang hobby banget melakukan “Copas” alias “Copy-Paste” atau menyalin sebuah tulisan dan menerbitkannya di Blognya sendiri, tetapi bukan berarti kalian bebas menyontek dan mengakui sebuah karya cipta orang lain sebagai karya cipta anda sendiri.
  2. Berhentilah menciptakan masalah
    Sering ku temukan artikel-artikel yang berisi suatu opini atau pendapat yang justru membentuk sebuah opini publik yang bersifat destruktif. Karena sebuah opiniyang diterbitkan di suatu blog atau website, yang bukan berdampak pada terciptanya sebuah solusi, tetapi malah memperkeruh suatu masalah. Karena keadaan tersebut, bukan tidak mungkin, akan lahir satu atau beberapa masalah lain yang semakin mencabang, dan akhirnya lupa pada apa sebenarnya akar dari permasalah tersebut.
    Jadi, salah satu bentuk tindakan blogging yang baik adalah menghindari menciptakan masalah, tetapi justru memberi solusi pada masalah yang sedang terjadi di masyarakat.
  3. Jangan terlalu mengejar rating
    Bukan rahasia lagi bahwa pada umumnya orang melakukan blogging untuk mengejar rating atau meningkatkan kuantitas kunjungan. Adalah Sebuah kebanggan, apabila blog atau website mereka mendapatkan angka kunjungan yang tinggi, meskipun harus melakukan berbagai cara untuk mendapatkannya, dan bahkan lebih mirip penipuan, karena pengunjung yang tersesat ke Blognya, tidak menemukan apa yang mereka cari. Dampak dari tindakan terlalu mengejar rating, biasanya adalah rendahnya kualitas dari artikel yang diterbitkan pada blog tersebut. Materi tidak disajikan secara mendalam, karena prioritas pada upaya untuk sekedar menerbitkan sebuah artikel yang sedang Booming.
  4. Hindari Pornografi
    Situs-situs porno mungkin banyak, dan ada juga situs yang juga terkesan memberikan aropa porno dalam tulisan dan gambar yuang diterbitkannya. Pada dasarnya, semua boleh dilakukan, tetapi hal tersebut tentu bertentangan dengan norma dan etika serta ajaran agama. nge-Blog yang baik tidak harus melakukan hal tersebut, karena masih banyak pilihan jalur lainnya yang lebih bermanfaat dan informatif.
  5. Tata bahasa yang baik dan sopan
    Bahasa lisan tidak sama dengan bahasa tulisan. Kemampuan untuk berkomunikasi dalam bahasa tulisan, memang tidak dimiliki oleh semua orang.  Namun keterampilan dalam menyampaikan ide melalui tulisan, bisa dikembangkan dengan sering dan membiasakan membaca. Karena tidak ada orang yang bisa menulis dengan baik, kalau dia tidak pernah mau membaca, sepertinya juga tidak ada orang yang bisa berbicara dengan baik, kalau dia tidak pernah mau mendengar.
  6. Berikan karakter pada Blog anda
    Blog yang baik adalah blog yang mempunyai karakter sendiri. Cobalah untuk fokus pada tujuan, untuk apa blog atau website tersebut anda buat? Jangan menerbitkan sebuah artikel yang tidak sesuai dengan blog anda. Hal ini mungkin saja terjadi, ketika anda mempunyai banyak bidang usaha, atau memiliki banyak keahlian. Misalnya, anda membuat sebuah website untuk menjual sepatu, tetapi kemudian, anda juga menerbitkan produk elektronik di website tersebut. Jika anda memang punya banyak usaha atau produk, sebaiknya, bangun sebuah website dengan nama yang umum, atau buat sebuah subdomain sendiri untuk masing-masing bidang usaha atau produk anda. Dan mungkin akan lebih baik, jika anda membuat blog atau website tersendiri untuk masing-masing usaha atau produk anda tersebut.
  7. Jangan Berlebihan
    Kata “Terlalu” memang selalu kurang baik saat ditempatkan di depan suatu kata sifat, bahkan pada sifat yang positif. Misalnya, “Cantik” itu bagus, tetapi jika sudah “Terlalu cantik“, maka kesannya akan negatif. “Banyak” itu bagus, tetapi kalau sudah “Terlalu Banyak” , maka terkesan berlebihan. Lihat surah Al-An’am (6): 141 dan Surah Al-A’raf (7): 31. Di sana disebutkan: “janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”.

Mungkin itu sebagian dari cara nge-Blog yang baik, terlepas dari aspek keindahan desain sebuah Blog atau website. Jika anda menyukai, artikel tentang Cara membuat Blog yang baik ini, silahkan untuk membaginya pada orang lain. (Boleh Copas, tapi jangan plagiat, ya!) 😆

Menu Admin Website Berbasis WordPress


  1. Menu AdminDashboard
    Dashboard adalah beranda pada halaman admin, berisi informasi dan data umum terakhir pada website, serta informasi perbaharuan.

    1. Home
      Informasi kontent website
    2. Updates
      Informasi update versi WordPress dan Plugin
  2. Jetpact
    Jetpact adalah plugin tambahan yang berisi berbagai aplikasi pendukung pada website

    1. Jetpact
      Daftar aplikasi pendukung dari Jetpact
    2. Omnisearch
      Layanan pencarian dari Jetpact
    3. Sitestats
      Laporan statistik pengunjung website
    4. Akismet
      Pengaturan keamanan
    5. Akismet Stats
      Laporan statistik keamanan
  3. Posts
    Menu Post berisi daftar artikel dan berbagai pengaturan lain yang berhubungan dengan penulisan artikel.

    1. All Posts
      Daftar semua artikel yang ada di website, baik yang telah terbit, yang masih berbentuk draft, ataupun yang telah dihapus dari website.
    2. Add New
      Menulis artikel baru (dibahas dalam point tersendiri)
    3. Categories
      Daftar Kategori artikel
    4. Tags
      Daftar Tags artikel
  4. Media
    Media berisi file yang diunduh ke hosting (penyimpanan) website

    1. Library
      Daftar media (file teks, image, video, dll) yang diupload ke hosting website.
    2. Add New
      Menambahkan (Upload) media baru ke hosting website
  5. Page
    Page merupakan artikel statis yang pada umumnya berisi keterangan umum tentang kegiatan website.

    1. All Pages
      Daftar semua halaman yang ada di website, baik yang telah terbit, yang masih berbentuk draft, ataupun yang telah dihapus dari website
    2. Add New
      Menambahkan halaman baru
  6. Comments dan Feedback
    Comments merupakan menu informasi komentar dan tanggapan pada post atau page yang ditulis oleh pengunjung website.
  7. Product
    Product merupakan menu untuk menerbitkan produk untuk toko online
    (Menu ini ada pada tema wordpress berbasis Toko Online)

    1. All Products
      Daftar semua produk, baik yang telah terbit, yang masih berbentuk draft, ataupun yang telah dihapus dari website
    2. Add New
      Menambahkan produk baru
    3. Departement
      Daftar kategori produk
  8. Appearance
    Appearance merupakan menu yang berisi pengaturan tampilan website.

    1. Themes
      Templete tampilan website.
    2. Costumize
      Menu pengaturan umum
    3. Widgets
      Pengaturan tampilan sidebar
    4. Menus
      Pengaturan menu
    5. Theme Documentation
      Penjelasan tentang tema yang digunakan
    6. Edit CSS
      Melakukan editing pada CSS (profesional)
    7. Theme Option
      Pengaturan tema
    8. Editor
      Melakukan editing pada HTML (profesional)
  9. Plugin
    Plugin merupakan menu yang memberikan informasi tentang plugin yang terpasang pada website.

    1. Installed Plugin
      Daftar semua Plugin yang terinstall pada website, baik yang aktif, maupun yang tidak aktif.
    2. Add New
      Menginstall/memasang plugin baru
    3. Editor
      Melakukan editing HTML pada plugin yang telah terpasang
  10. Users
    User adalah pengguna website

    1. All Users
      Daftar semua pengguna website
    2. Add New
      Menambahkan pengguna baru
    3. Your Profil
      Melihat detail tentang profil pengguna
  11. Tools
    Tools adalah perangkat yang bisa anda gunakan untuk melakukan impor atau ekspor data.

    1. Available Tool
      Perangkat yang tersedia
    2. Import
      Memasukkan artikel, halaman, komentar, dan media dari blog/website lain.
    3. Export
      Mendownload file artikel, halaman, komentar, dan media dari website anda untuk dipindahkan ke blog/website lain.
  12. Setting
    Setting adalah menu pengaturan umum untuk website

    1. General
      Pengaturan umum website Football Corner
    2. Writing
      Pengaturan dalam penulisan artikel, halaman, maupun produk pada website
    3. Reading
      Pengaturan tampilan bagi orang yang membaca artikel, halaman, maupun produk pada website anda
    4. Discussion
      Pengaturan komentar
    5. Media
      Pengaturan media
    6. Permalinks
      Pengaturan URL
    7. S. Simple Favicon (Plugin)
      Pengaturan favicon, yaitu icon website yang tampil pada browser (Mozzilla, Opera, Chrome, dll)
    8. Sharing
      Pengaturan share (membagikan) artikel, halaman, dan produk ke sosial media, seperti Facebook, twitter, dll.

_____________________

Artikel tentang WordPress:

  1. Pengunjung Blog Terus Meningkat Secara Sehat
  2. Budaya COPAS di Kalangan Blogger: Menghambat Kreativitas dan Produktivitas
  3. Perbedaan Blog dan Website Berbasis WordPress
  4. Memasukkan Link ke Halaman yang Sama
  5. Tips agar website/Blog anda menduduki Rangking atas di Search Engine Google?
  6. Kode Smiley untuk Blog WordPress
  7. Rating Pengunjung Blog tanggal 21 Desember 2010 meningkat tajam

DOWNLOAD DIKTAT PELATIHAN WEB-DESIGN

Pengunjung Blog Terus Meningkat Secara Sehat


Setelah sempat vakum dalam dunia blogging, karena mental yang nge-drop gara-gara blog saya (khairilyulian.wordpress.com) disuspend oleh WordPress. Pada bulan Pebruari 2012, saya kembali mencoba untuk menata mental untuk menulis di blog baru saya ini (newkhairilyulian.wordpress.com) 😆 Belajar dari kesalahan kode etik blogging yang saya lakukan, saya mencoba kembali menulis artikel-artikel baru yang lebih berorientasi pada pemikiran, ide, gagasan, pengalaman, pengetahuan sendiri. Meskipun tidak bisa menerbitkan artikel secara reguler setiap saat, karena kesibukan dan alasan lain, tetapi ada kebanggaan tersendiri yang saya rasakan.

Jika saya perhatikan perkembangan statistik pengunjung blog dari bulan per bulan, saya melihat ada perkembangan yang cukup mengesankan secara pribadi. Selain dari itu, ada juga pelajaran yang bisa saya petik dari artikel-artikel yang saya terbitkan.

  1. Meskipun tidak bisa selalu update artikel setiap hari, tetapi ternyata terbukti bahwa kualitas artikel jauh lebih produktif daripada semata mementingkan kuantitas dengan tujuan mengejar traffic. ➡ meskipun harus dengan cara Copas, asal update artikel tiap hari… 😆
    Dari sini saya belajar bahwa, budaya Copy-Paste bukanlah kebiasaan yang kurang baik dalam dunia blogging. Kebiasaan Copas, selain menunjukkan bahwa anda tidak pernah memiliki ide sendiri, kebiasaan Copas ini juga memberikan kesan bahwa anda hanyalah seorang blogger yang mengejar-ngejar blog traffic.
  2. Dari sekian banyak artikel yang telah saya terbitkan, terlihat secara signifikan bahwa artikel yang bersumber dari buah pikiran sendiri jauh lebih produktif dibandingkan artikel Copas. Ini terlihat dari jumlah kunjungan yang masuk, pada umumnya merujuk pada artikel-artikel yang lahir dari ide sendiri. Karena itulah, saya tidak tertarik untuk melakukan update artikel sebanyak mungkin, tetapi saya lebih fokus pada kualitas artikel.
  3. Saya berpikir, dengan artikel yang berkualitas, saya tidak perlu berpikir untuk mengejar blog traffic, karena traffic dengan sendirinya akan mengejar blog saya… 😆 Saya tidak sedih atau kecewa dengan jumlah kunjungan saat ini yang hanya berkisar 200 view perhari, tetapi saya bangga memiliki grafik pengunjung yang terus naik tiap bulannya sejak saya kembali mengaktifkan blog baru saya ini. 🙂

BAGI SAYA,
TIDAK ADA KEBANGGAAN MENJADI SEORANG PENIRU (IMITATOR),
TETAPI SAYA BANGGA MENJADI DIRI SENDIRI
(KHAIRIL YULIAN)

Artikel lain tentang Blogging:

Budaya COPAS di Kalangan Blogger: Menghambat Kreativitas dan Produktivitas


Bagi kalangan Blogger, istilah Copas (Copy Paste) memang bukan hal yang asing lagi, karena diakui atau tidak, seorang blogger pasti pernah menerbitkan “artikel Copas“, 😆 karena memang melakukan “Copy Paste” jauh lebih mudah dibandingkan menulis sebuah artikel yang lahir sebagai buah pemikiran sendiri, karena yang diperlukan hanyalah klik “Copy” pada artikel yang terdapat pada suatu Blog, dan klik “Paste” pada blog sendiri, kemudian klik “Terbitkan”Selesai..!!! 😆

Selain itu, budaya “Copas” juga bukan hal yang dilarang, selama masih menjaga kode etik dan penghargaan terhadap hak cipta orang lain. Namun demikian, tidak jarang saya temukan, beberapa artikel yang mirip atau bahkan sama persis yang saya yakin merupakan hasil Copas yang tidak menyebutkan referensi atau sumber di mana tulisan tersebut diambil. Sehingga yang saya rasakan adalah, SEBUAH HAL YANG ANEH 😆

“Apa mungkin sebuah artikel yang sama persis isinya, ditulis oleh beberapa orang yang berbeda…!!?” 😕

Sebenarnya sih ada kebanggaan tersendiri ketika artikel atau tulisan yang kita terbitkan di-Copas oleh orang lain, tetapi rasa kebanggaan itu akan langsung berubah menjadi rasa jengkel ketika diketahui bahwa si Copaser (Pelaku Copy Paste) ternyata meng-Copas artikel anda tanpa menyebutkan sumber referensinya… 😥

Sobat Blogger,,,!!
Kalau saya boleh katakan, kebiasaan Copas bukan sebuah kebiasaan yang baik dalam dunia Blogging. Kebiasaan tersebut juga bahkan dikenal dengan istilah Plagiat atau Plagiarisme yang dalam tatanan konstitusional, merupakan salah satu bentuk tindak pidana. Dalam dunia pendidikan, Di dunia pendidikan, seorang plagiator dapat mendapat hukuman berat seperti dikeluarkan dari sekolah/universitas.¹ Oleh karena itulah, hendak para blogger menjauhi kebiasaan Copas, karena selain alasan-alasan tersebut di atas, kebiasaan Copas juga mematikan Kreativitas dan Produktivitas.

  1. Kebiasaan Copy Paste (Copas) Dapat Mematikan Kretivitas
    Jika mau jujur, orang yang terbiasa hidup meniru milik orang lain, meniru model orang lain, meniru ide orang lain, maka selamanya, anda tidak akan pernah menjadi yang pertama, kecuali model atau ide tersebut anda bawa ke suatu lingkungan yang memang belum tahu bahwa sebenarnya ide atau model yang anda perkenalkan tersebut sebenarnya adalah milik orang lain yang anda tiru. Anda mungkin bisa saja tidak mencantumkan referensi model/ide tersebut, tetapi cepat atau lambat, orang akan tahu bahwa anda sebenarnya bukan seorang pemilik ide/model tersebut, tetapi hanya seorang plagiator pecundang… 😆
    Tujuan utama Copy paste –menurut saya– adalah untuk membantu pemilik ide/model untuk menyebarluaskan informasi tentang ide/model tersebut, bukan untuk menjiplak, meniru, mencontek, imitation, Copying, artificial dan sebagainya yang bernuansa Plagiarisme.
    Menerbitkan sebuah artikel Copy Paste, baik dengan menyebutkan sumbernya atau tidak, akan memberikan kesan bahwa dia hanya seorang blogger yang mengejar-ngejar blog trafic. Kebiasaan Copas dalam nge-Blog, baik disadari atau tidak, juga akan menumbuhkan image kurang baik terhadap pemilik blog, karena penulis pada Blog tersebut hanya mampu menerbitkan artikel-artikel yang telah diterbitkan orang lain. Terbiasa dengan budaya Copas, jelas akan mematikan kreativitas, karena ide yang tulis tidak pernah bersumber pada ide atau pemikiran anda sendiri. Padahal dunia blogging, adalah kesempatan untuk menunjukkan seberapa besar kualitas dan kreativitas anda dalam mengemukakan suatu ide, model, gagasan, dan sebagainya, dalam bentuk tulisan.
    Oleh sebab itu, menjadi seorang Blogger, hendaknya jangan asal-asalan, just increasing blog traffic, tanpa memperhatikan kualitas tulisan yang anda terbitkan. Cobalah untuk menunjukkan kreativitas anda melalui tulisan pada Blog anda. Tunjukkan bahwa anda anda adalah seorang Blogger sejati. Kualitas seorang Blogger dipandang dari artikel yang diterbitkan di Blog-nya, dan sebaliknya, kualitas seorang Blogger juga akan menentukan seberapa besar kualitas Blog-nya. 😆
  2. Kebiasaan Copy Paste (Copas) Dapat Menghambat Produktivitas
    Pada blog saya sebelumnya, selain tulisan-tulisan yang bersumber dari ide dan pemikiran sendiri, saya juga banyak menulis artikel Copas. Bahkan, artikel Copas yang saya terbitkan jauh lebih banyak dari artikel yang bersumber dari pemikiran saya sendiri. Tetapi pada kenyataannya, terlihat secara signifikan, bahwa artikel yang merupakan luapan ide dan pemikiran saya sendiri jauh lebih banyak mendapatkan kunjungan, daripada artikel Copas.
    Hal ini jelas menunjukkan bahwa Copas juga dapat menghambat produktivitas, dengan kata lain, upaya untuk meningkatkan blog traffic dengan cara menerbitkan banyak artikel (nggak peduli Copas, yg penting banyaaaak dulu deh), justru berdampak pada hasil yang tidak seberapa. Banyaknya artikel Copas dalam suatu Blog malah memberikan kesan mubazir, “Sesungguhnya mubazir itu saudaranya setan”. (QS Al Isra’ : 26-27)
    Oleh sebab itu, jika niat Blogging anda adalah untuk increasing blog traffic, tentunya itu tidak salah, tetapi akan lebih baik jika anda juga mau memperhatikan kualitas dari artikel yang anda tulis. Artikel Copas, secara sederhana bisa diartikan sebagai artikel yang di-Copy dari artikel dari Blog lain. Secara sederhana kita juga bisa menemukan logikanya, bahwa artikel yang lebih lama eksis akan lebih dulu terindeks oleh Web Search Engine, yang juga memiliki kemungkinan lebih besar menduduki posisi tertinggi dalam pencarian pada Web Search Engines tersebut.

___________________________

Key Word: Kualitas dan Kreativitas akan menunjang Produktivitas

Artikel lain tentang Blogging:

Perbedaan Blog dan Website Berbasis WordPress


Banner Adijevois

Artikel ini saya tulis dengan sedikit memaksakan diri, berusaha mengungkapkan apa, siapa, dimana, mengapa dan bagaimana tanpa didasari oleh refernsi yang cukup dan valid. Jadi sebelum anda membaca artikel ini lebih lanjut, saya harap pengertiannya atas keterbatasan kemampuan saya… 😆

Blog dan Website Berbasis WordPress

Pendahuluan

Hal yang melatar belakangi saya menulis artikel ini adalah keterbatasan pengetahuan saya tentang Jenis WordPress, sehingga saya berusaha mencari tahu dari beberapa sumber, namun saya tidak menemukan data yang saya anggap cukup lengkap dan valid. Selanjutnya saya menulis artikel ini, karena saya yakin, selain saya masih banyak orang-orang yang hilir mudik di dunia maya ini yang melakukan hal senada dengan saya.

Lebih jauh melintasi sejarah, awalnya saya membuat sebuah blog di wordpress.com. Berbagai eksperimen saya lakukan di Blog saya tersebut, mulai dari menulis artikel, menyisipkan smiley pada artikel dan komentar, memasukkan link dalam tulisan, menambah widget, hingga mengkonfigurasi tema blog saya. Dari minat yang besar untuk berkreasi dengan blog wordpress saya tersebut, akhirnya saya sampai pada keinginan yang melebihi kemampuan sebuah blog. seperti ingin membuat image mouse over, komentar facebook, berbagai widget berbasis javascript, dan sebagainya. Dari besarnya keinginan bereksperimen dengan dunia blogging tersebut, akhirnya saya mengenal sebuah istilah yang disebut plugin.

Perbedaan Blog & Website Berbasis WordPress

Perbedaan paling mendasar antara Blog dan Website berbasis WordPress yang dapat saya rasakan adalah plugin dan Java Script. Pada menu admin Blog WordPress, anda tidak akan pernah bisa menemukan adanya menu plugin. Selain itu, dalam Blog WordPress, fungsi Java Script dinonaktifkan atau tidak bisa digunakan. Mengapa demikian? ❓ Jawaban yang paling jujur untuk pertanyaan tersebut adalah karena untuk memiliki sebuah Blog di WordPress, anda tidak harus bayar alias Gratis. Sedangkan untuk membuat sebuah website berbasis WordPress, anda harus terlebih dahulu membeli domain dan hosting alias Berbayar. Jadi Plugin dan Java Script adalah fitur WordPress yang membedakan anda Blog dan Website yang berbasis WordPress

Perbedaan lain yang sangat menyolok antara Blog dan Website berbasis WordPress adalah dalam hal proses pembuatannya. Untuk membuat sebuah Blog di WordPress, anda cukup dengan mendaftarkan diri anda di situs WordPress.com dengan mengisi form yang tersedia. Caranya: 

  1. Masuk ke situs WordPress (www.wordpress.com)
  2. Masukkan Username dan Password pada text box yang berada di sisi kiri atas homepage WordPress.com kemudian klik Masuk Log (Login). Apabila anda belum memiliki akun di situs wordpress.com, maka anda harus mendaftarkan diri anda terlebih dahulu dengan mengklik tulisan Daftarkan diri (Sign up) yang juga terdapat di bagian atas halaman awal WordPress.com.
  3. Selanjutnya, anda akan langsung disuguhi dengan halaman untuk membuat sebuah Blog. Apabila nama Blog yang anda masukkan masih tersedia (belum dipakai oleh pengguna lain), maka anda sudah bisa memiliki sebuah Blog di WordPress untuk mengekspresikan diri dan eksistensi anda dalam dunia Blogging di internet.

Teknis pembuatan Website berbasis WordPress, berbeda dengan langkah-langkah untuk membuat Blog WordPress tersebut. Untuk memiliki sebuah website, anda harus terlebih dahulu memiliki Domain dan Hosting sendiri yang ditandai dengan adanya kepemilikan username dan password untuk masuk ke control panel (cpanel) Website anda. (bagi yang belum pernah memiliki website, anda mungkin akan memiliki pemahaman berbeda tentang cpanel… 😆 We’re Sorry… 🙂 ) Sekarang pertanyaannya adalah “Bagaimana membuat Website berbasis WordPress…?? ❓ Caranya:

  1. Masuk ke cpanel website anda. ➡ Click to Preview
  2. Cari menu Softacolous Apps Installer di Cpanel, dan pilihlah Script WordPress. ➡ Click to Preview
  3. Selanjutnya, anda akan diarahkan ke halaman Softacolous. Anda tinggal mengklik install yang terdapat di bagian atas halaman tersebut. ➡ Click to Preview

Intinya, untuk membuat sebuah Blog di WordPress, anda hanya perlu melakukan registrasi di situs wordpress.com, sedangkan untuk membuat website berbasis WordPress, anda harus terlebih dahulu memiliki domain dan hosting sendiri, kemudian install WordPress pada domain atau subdomain yang anda inginkan.

Jika anda mencoba melakukan langkah-langkah membuat Blog dan Website berbasis WordPress di atas, maka anda akan menemukan sebuah perbedaan lainnya, yaitu adanya tulisan “wordpress.com” yang mengikuti nama Blog. Contoh:

Sedangkan pada website berbasis WordPress, tulisan “wordpress.com” tersebut tidak dicantumkan. Hal serupa juga bisa anda temui pada Blog-blog yang tidak berbasis WordPress, seperti Blogger.com, Blogetery.com, Terapad.com, Blogdetik.com, atau mungkin masih banyak layanan Blog lain yang belum saya saya ketahui.

====================================

➡ Sebenarnya, saya ada rencana membuat sebuah Blog yang khusus mengupas masalah seputar WordPress, tapi rencana itu saya urungkan, karena setelah saya mencoba browsing, Blog dan Website yang senada dengan rencana saya tersebut sudah cukup banyak, dan bahkan pengetahuan mereka tentang WordPress jauh lebih dalam dibandingkan dengan saya.

Artikel lain tentang Blogging:

Arti "Gan" Dalam Komentar di Forum Internet


Sejak awal saya mengenal internet, Saya sudah sering mendengar kata-kata “Gan” dalam komentar pada sebuah artikel yang saya baca di internet. Sekilas memang bisa saja dipahami bahwa “Gan” merupakan istilah untuk panggilan kepada si pemilik posting dari mereka yang memberikan komentar pada forum yang memang disediakan di akhir posting tersebut.

Namun demikian, saya bukanlah orang yang terbiasa menerima sesuatu pendapat atau pemikiran tanpa referensi  yang kuat… yaaa, setidaknya ada sebuah dalil yang bisa menjadi rujukan untuk pendapat atau pemikiran tersebut. 😆 Seperti itu juga halnya dengan istilah “Gan” ini.  Pendapat, pemikiran dan penilaian subjektif saya memang mengarah pada apa yang saya katakan sebelumnya bahwa istilah “Gan” adalah panggilan dari seorang komentator kepada si pemilik posting yang dikomentarinya. Definisi “Gan” yang saya kemukakan tersebut semata buah pemikiran saya yang tidak didasari oleh referensi. Saya tidak menemukannya dalam Kamus lengkap Bahasa Indonesia, jadi saya pikir istilah “Gan” dalam forum internet ini bukan diambil dari Bahasa Indonesia. Oleh karena itulah, saya sendiri tidak bisa membenarkan 100% pemikiran saya tersebut, apalagi anda… (mungkiiiiin…) 😆 😆 😆

Hasil dari penelusuran saya untuk mencari definisi “Gan” ini akhirnya merujuk pada pada sebuah artikel yang dimuat di banyak media online dengan judul yang sama, yaitu “APA SIH ARTI KATA PERTAMAX, GAN, TRIT TKP DLL DALAM KOMENTAR FORUM INTERNET?“. Sumber asli tulisan tersebut belum saya ketahui dengan jelas, karena di samping artikelnya juga merujuk artikel pada alamat website lain, beberapa di antaranya tidak merujukkan pada sumber yang jelas. Hal yang lebih parah, Sanadnya terputus, karena ada artikel dengan tanggal terbit lebih baru, namun tidak memuat sumber dimana ia mengambil artikel tersebut. Cape deeeeh…!!! 😦

Pencarian saya terhadap definisi “Gan” dalam komentar pada forum-forum internet akhirnya terputus pada artikel-artikel tersebut yang isinya kurang lebih sama, yaitu sebagai berikut:

Gan
Bisa jadi ini merupakan singkatan dari kata “Juragan”. Menurut KKBI daring, arti juragan sendiri adalah pengganti kata tuan/nyonya dari pekerja/orang upahan terhadap majikannya.
ju·ra·gan n 1. sebutan orang upahan thd majikan; tuan; nyonya; 2. pemilik perusahaan (terutama perusahaan batik): ia adalah seorang — batik yg kaya raya; 3. pemilik dan pemimpin perahu (kapal)
Jika berdasarkan dengan arti disini, maka bisa jadi apa yang dikatakan oleh temen saya tadi benar adanya. Sebutan ini di internet memang diakui pertama kali dipopulerkan oleh forum Kaskus, namun tentu saja makna sesungguhnya dalam forum tersebut tidak seperti yang dituliskan di kamus tersebut. Sebutan “gan” dalam Kaskus tak lebih upaya penghormatan bagi sesama anggota forum. Disamping itu ada pula panggilan “momod” dan “mimin” yang hanya ditujukan oleh kaskuser bagi moderator saja.
Jika anda ingin melihat lengkapnya, silahkan cari sendiri di Goooooooogle… atau melalui Search Engine lain yang biasa kamu pakai… 😆
____________________
Jika informasi tentang arti “Gan” tersebut di atas tidak begitu penting bagi anda, mungkin dalam kunjungan kali ini, anda juga bisa menyempatkan diri untuk membaca artikel berikut:

Artikel lain tentang Blogging:

Memasukkan Link ke Halaman yang Sama


Memasukkan atau memasang Link (tautan) ke halaman yang sama, biasanya terdapat pada artikel yang tergolong panjang, untuk mempermudah pembaca kembali atau terus pada point tertentu di dalam sebuah artikel panjang. Salah satu bentuk link ke halaman yang sama pada artikel di suatu blog atau website yang sering ditemui adalah tulisan “kembali ke awal” atau “kembali ke atas”, yang merujuk pada bagian awal suatu artikel panjang. Tujuannya tidak lain adalah untuk memudahkan pembaca kembali ke bagian awal artikel tanpa harus susah payang menggulirkan scroll pada mouse.

Bagaimana Cara Memasukkan Link ke Halaman yang Sama?

Cara memasukkan Link ke halaman yang sama tidak terlalu sulit bagi mereka terbiasa blogging. Anda hanya perlu memasang dua kode pada artikel anda, yaitu kode anchor (Red: Target) dan kode Link. Kode target dimasukkan pada bagian artikel yang akan menjadi tujuan saat pembaca mengklik Link yang terpasang pada bagian lain pada suatu artikel.

Perhatikan artikel berjudul Memasukkan Link ke Halaman yang Sama ini..!! Pada artikel ini, saya memasang kode anchor atau kode target di atas tulisan Bagaimana Cara Memasukkan Link ke Halaman yang Sama? dan memasang kode link-nya di bagian akhir artikel, dengan tulisan “Pelajari Ulang”

😆

Kode Anchor (Kode target) dan Kode Link (Kode Tautan)

Adapun kode anchor yang saya masukkan di atas tulisan “Bagaimana Cara Memasukkan Link ke Halaman yang Sama?” tersebut adalah:

<a name="Cara memasukkan Link ke Halaman yang Sama"></a>

sedangkan kode link yang saya letakkan di akhir artikel ini adalah:

<a href="#Cara memasukkan Link ke Halaman yang Sama">Pelajari ulang</a>

Kode Link tersebut akan menautkan atau mengarahkan teks “Pelajari ulang” ke tempat anda memasang kode anchor atau kode target.

****** 😆 ******

Jika anda ingin mencobanya, anda juga bisa mengganti dengan kode anchor yang lebih sederhana, misalnya:

<a name="satu"></a>

 Kode Link-nya, seperti ini:

<a href="#satu">Kembali ke atas</a>

Kode Link di atas, akan menautkan ke posisi dimana anda meletakkan kode anchor (Target), dengan teks link: “Kembali ke atas”.

****** 😆 ******

PENTING..!!! Penggunaan kode anchor atau kode target seperti tersebut di atas (baik kode anchor yang saya pakai, maupun kode anchor sederhana), tidak akan terlihat pada artikel yang telah diterbitkan. Kode seperti itu hanya berfungsi sebagai target untuk link yang dipasang pada bagian lain dari artikel tersebut.

Tetapi anda juga bisa membuat kode anchor atau kode target tersebut terlihat oleh pembaca artikel anda, dengan menambahkan kata atau kalimat yang anda inginkan di dalam kode anchor atau kode target. Perhatikan kode anchor berikut…!!!!!

<a name="satu">Bagaimana Cara Memasukkan Link ke Halaman yang Sama?</a>

Kode anchor seperti contoh di atas, bukan hanya berfungsi sebagai target link, tetapi sekaligus sebagai teks yang bisa dilihat oleh pembaca. Pada kode anchor tersebut, teks yang terlihat adalah: “Bagaimana Cara Memasukkan Link ke Halaman yang Sama?”

KESIMPULAN

Secara sederhana, saya bisa menyimpulkan, bahwa untuk membuat anchor link atau tautan ke halaman yang sama, anda harus memasukkan dua buah coding pada artikel anda, yaitu kode anchor dan kode link. Kode Anchor atau kode target ditandai dengan <a name=, sedangkan kode link atau kode tautan ditandai dengan <a href=.

INGAT…!!!

  1. Jangan lupakan tanda pagar (#) pada kode Link…!!!
  2. Tanda petik pada kode tersebut, sebaiknya ditulis saja…!!! Jangan asal COPAS…!!! 😆

****** 😆 ******

Terima kasih telah membaca artikel berjudulMemasukkan Link ke Halaman yang Sama

****** 😆 ******

Mudah-mudahan artikel berjudul “Memasukkan Link ke Halaman yang Sama” ini bermanfaat bagi anda

****** 😆 ******

Artikel lain tentang Blogging:

😆

SEPERTI SUDAH SAYA JANJIKAN SEBELUMNYA, PADA AKHIR ARTIKEL MEMASUKKAN LINK KE HALAMAN YANG SAMA INI, SAYA AKAN MEMBERIKAN SEBUAH ANCHOR LINK YANG TERTAUT KE HALAMAN YANG SAMA.
SILAHKAN KLIK TEKS LINK DI BAWAH INI,

DAN PERHATIKAN KEMANA LINK TERSEBUT MEMBAWA ANDA?

Pelajari ulang

Artikel Terlalu Panjang?


Posting yang terlalu panjang, memang kadang membuat pembaca kurang berminat untuk membacanya sampai selesai, apalagi bagi pembaca yang hanya sekedar lewat… 🙂 🙂 🙂 ditambah lagi dengan tata bahasa dan cara penyampaian materi yang kurang baik, jelas akan membuat artikel semakin kurang menarik untuk dibaca. Sebagai penulis, saya sendiri juga tidak begitu betah untuk berlama-lama menyusun kata menjadi kalimat, kalimat menjadi paragraf, dan paragraf menjadi sebuah artikel. Sebuah artikel yang panjang, jika tidak disisipkan emosi pada bahasa dan cara penyampaiannya, maka tulisan tersebut akan terasa hampa. Oleh karena itulah, pada posting saya yang berjudul “Artikel Terlalu Panjang?” kali ini, saya tidak akan bicara panjang lebar. Cukup sekian  saja artikel saya kali ini, dan terima kasih karena anda telah berkenan membaca tulisan ini hingga akhir… 😆

Artikel lain tentang Blogging:

Tips agar website/Blog anda menduduki Rangking atas di Search Engine Google?


Google saat ini merupakan mesin pencari yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Menjadi blog nomor satu di Google merupakan idaman bagi semua pemiliki blog, terlebih bagi pemilik blog pemula, karena akan meningkatkan pengunjung blog. Namun, menjadi blog nomor satu di Google tidak semudah membalik telapak tangan. Karena tingginya tingkat persaingan, kita perlu tips agar blog pemula kita menjadi nomor satu di Google.

Apa tips agar blog kita menjadi nomor satu di Google? Dari pengalaman blog saya menjadi blog pemula nomor satu di Google untuk sebelas kata kunci, tidak ada jalan lain, kita harus melakukan SEO (search engine optimization). SEO adalah optimisasi pada bagian-bagian blog kita. Optimisasi ini ada dua kelompok besar yaitu optimisasi di luar (off page optimization) dan optimisasi di dalam blog (on page optimization). Perlu diketahui, SEO ini hanya berpengaruh hasil pencarian organik di hasil pencarian Google.

Tips Off page optimization

Off page optimization merupakan faktor yang paling berpengaruh besar terhadap urutan mesin pencari. Bagaimana cara melakukannya? Berikut ini tips-tipsnya.

  • Anda harus punya banyak link dari blog / situs lain yang topiknya sama dengan blog Anda. Link seperti ini disebut eksternal link dan diperoleh secara gratis denga cara tukaran link dan free Add URL. Trik mendapatkan eksternal link akan membatu Anda mendapatkan link sebanyak dan sebaik mungkin. Bila Anda tertarik mendapatkan eksternal link dari saya, silakan ikuti caranya di Tukaran Link.
  • Dapatkan link dari blog yang memiliki page rank lebih tinggi dari blog Anda. Untuk mengetahui apa itu page rank dan cara mengeceknya, silahkan baca di definisi page rank.
  • Usahakan dapatkan link dari IP yang berbeda. Bila teman kita memiliki dua blog, kita hanya perlu satu saja yang nge-link ke blog kita.
  • Verifikasi blog dan daftarkan sitemap blog Anda di Google Webmaster Tools. Bagi pemilik blog wordpress, cara verifikasi blog wordpress dancara daftar sitemap blog wordpress merupakan tips-tips yang layak anda ketahui.

Tips On page optimization

Walaupun tidak sepenting off page optimization, on page optimization tetap penting kita lakukan. Kombinasi kedua optimisasi ini akan sangat dahsyat sekali. Berikut ini adalah tips yang bisa Anda lakukan dalam on page optimization.

  • Mencantumkan kata kunci pada judul postingan.
  • Gunakan symbol “|” (yang terletak di atas atau bawah tombol enter komputer Anda), “-“, atau “:” untuk memisahkan beberapa kata kunci pada judul postingan.
  • Tebalkan, miringkan, atau garis bawahi pada kata-kata kunci Anda, maksimal satu kali.
  • Cantumkan kata kunci Anda minimal satu kali di setiap paragraf. Jangan pula terlalu banyak karena akan dikira tulisan spam.
  • Cantumkan kata kunci Anda di akhir tulisan. Contohnya bisa Anda lihat di akhir tulisan ini.
  • Gunakan <alt> image tags. Artinya kita harus membuat judul gambar yang di-upload. Cantumkan kata kunci pada judul tersebut plus tambahi kata gambar, grafik, ilustrasi, atau yang lainnya. Hindari penggunaan teks yang umum, seperti gambar 1.
  • Buat internal link di blog Anda dengan cara membuat links teks sebaik mungkin. Link ini bisa ke tulisan sebelumnya atau halaman lain.

Itulah tips-tips dari saya agar blog kita menjadi nomor satu di Google. Selamat mencoba tips ini dan semoga sukses.

Sumber Contoh:

Artikel lain tentang Blogging:

%d blogger menyukai ini: